Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Fasihat Membawa Kebaikan

 # April Menulis # Tema 'F' Fasihat Membawa Kebaikan Tantangan menulis terakhir ini saya mencari di internet. Tanpa sengaja saya menemukan kata 'fasihat'. Tentu saya merasa asing dengan kata tersebut. Padahal kata itu terdapat di KBBI online. Betapa banyak kosa kata yang belum saya kuasai. Buktinya saya merasa tidak familiar dengan kata fasihat itu. Menurut KBBI online, fasihat adalah kebaikan tutur kata (lafal dan sebagainya). Dalam kehidupan sehari-hari kadang kita tidak menyadari sering salah melafalkan huruf. Seperti huruf f dibaca p, dan huruf v juga dibaca p. Dalam pelafalan huruf yang baik. Tentu kita harus memperhatikan hal itu dengan benar. Karena kita harus mengikuti standar Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Akhirnya dengan mengetahui fasihat ini tentu membawa kebaikan untuk saya. Semoga saya dapat melafalkan huruf dengan baik. Dengan mengikuti tantangan menulis lagerunal akhirnya banyak manfaat dan pengalaman untuk tulisan saya. Tanpa saya sadari k

Berdoa Untuk Calon Adik

 # April Menulis # Tema 'A' Berdoa Untuk Calon Adik Adakah yang tau takdir yang Allah tentukan pada kita? Tentu tidak ada yang  bisa menjawab pertanyaan ini dengan baik. Kenapa demikian? Karena kita hanya manusia biasa yang tidak tau apa yang akan terjadi pada kita. Kita tidak bisa menebak besok apa dan seperti apa yang akan kita jalani. Takdir seperti apa yang datang pada kita. Kita hanya menjalani dan menerima ketentuan yang Allah berikan. Seperti yang dialami saya saat ini. Hampir setiap hari orang-orang bertanya kapan nambah anak lagih. Begitupun dengan putra saya, selalu bertanya kapan punya adik seperti teman-temannya. Pertanyaan seperti itu kadang membuat saya bingung dan sedih. Saya tidak bisa menentukan dan menjawab pertanyaan tersebut. Karena semua itu tentu kehendak Sang Pencipta. Kita manusia biasa tidak bisa menentukannya. Kita hanya bisa berdoa dan berusaha untuk mencapai keinginan itu. Untuk meredakan pertanyaan itu biasanya saya cukup betkata doakan saja. Dan, i

Tantangan Menulis April Challenge

 # April Menulis # Tema 'C' Tantangan Menulis April Challenge  Seperti kebanyakan orang pada umumnya. Keinginan adalah hal yang alami dimiliki setiap orang. Tentu keinginan akan tercapai dengan usaha yang maksimal. Seperti tantangan menulis April Challenge yang diadakan di grup menulis lagerunal. Hal itu tentu muncul dari ide Mazmo yang berlian.  Saya juga merasa bersemangat untuk mengikuti tantangan menulis tersebut. Saya ingin menguji sampai dimana keseriusan saya dalam menulis. Apa saya bisa menulis tiap hari? Sejenak pertanyaan itu terlintas di benak saya. Hal itu tentu menjadi tantangan yang saya rasa luar biasa. Karena selama ini, saya menulis masih menggunakan mood. Saya belum bisa membagi waktu antara membaca novel dan menulis. Akhirnya saya mencoba mengikuti tantangan menulis April Challenge. Yang menggunakan tema huruf abjad sesuai urutan tanggal pada bulan April. Semoga saya bisa mengikuti tantangan tersebut. Sehingga saya bisa membiasakan menulis tiap hari. Setelah

Menikmati Perjalanan Bulan Ramadan

 # April Menulis # Tema ' R ' Menikmati Perjalanan Bulan Ramadan Pernahkah membayangkan hal yang menjadi rutinitas yang pernah kita lakukan, tiba- tiba hari ini kita lakukan? Apa yang dirasakan? Tentu sangat menyenangkan bukan? Hal itulah yang hari ini saya rasakan. Dua tahun saya mondar- mandir Cipanas Lebak-Jakarta. Terkadang saya merasa kangen dengan rutinitas yang dua tahun kemarin saya jalani. Saat harus berangkat pukul 3 pagi, mengejar kereta pagi. Sore harinya pukul 3 harus mengejar kereta lagi untuk pulang ke rumah. Menunggu Profesor untuk menularkan ilmunya. Walau usianya tidak muda tapi mereka sangat kompeten dan memiliki daya ingat yang tajam. Seperti yang dikatakan oleh Prof. Asanti, " dengan ilmu daya ingat kita tetap terjaga". Makanya beliau meski usianya sudah 80 tahun.  Terus menularkan ilmunya untuk mahasiswa pascasarjananya. Hari ini rencana awal saya adalah untuk mengambil uang wisuda. yang tidak jadi dilaksanakan karena virus corona. Semua yang sud

Xena

 # April Menulis # Tema ' X ' Xena   Xena menurut bahasa  Yunani memiliki arti ramah, dan murah hati. Kenapa menulis hari ini saya membahas xena? Karena,  sangat penting  kita miliki pribadi yang ramah dan murah hati untuk bersosialisasi di lingkungan sekitar. Agar hubungan yang baik di masyarakat terjalin dengan baik juga. Selain itu, saya mengalami kesulitan untuk menulis dengan tema 'x' ini.  Tanpa saya sadari akhirnya menemukan kosa kata baru yaitu 'xena' di internet. Alhamdulilah kata tersebut menambah penguasaan kosa kata saya. Walaupun saya guru bahasa indonesia, masih banyak kosa kata yang belum saya ketahui dan kuasai. Apalagi kosa kata baru seperti serapan dari bahasa asing dan daerah. Dengan sering mengikuti tantangan menulis di grup lagerunal. Saya banyak mendapatkan kosa kata baru dari Pak D dan Mazmo. Yang pada akhirnya banyak ilmu dan pengetahuan yang saya pelajari dari beliau. Sehingga bisa saya terapkan sedikit-demi sedikit dalam kehidupan sehar

Zaman Online

 # April Menulis # ' Z ' Zaman Online Pernahkah kita berpikir hidup kita saat ini serba dimudahkan? Tentu jawabannya bermacam-macam. Karena pertanyaan masih berupa pertanyaan umum bukan? Seperti apa kegiatan dalam hidup kita yang dimudahkan? Salah satu contoh, yaitu semua kebutuhan kita dilayani secara online. Dari mulai pemenuhan bahan pokok, alat transportasi, dan sekolah online. Semua yang kita lakukan secara online memiliki efek positif dan negatif. Tergantung dari segi mana kita menilainya. Kita harus menyikapinya dengan baik dan bijaksana. Orang tua zaman dulu selalu berkata, suatu saat nanti manusia akan mengalami zaman modern. Dimana segala sesuatunya serba mudah. Bahkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja tidak usah repot pergi ke pasar.  Saya pernah mendengar almarhumah nenek berbicara dengan tetangga. Akan ada zaman, dimana airpun akan beli. Tanpa susah mengambilnya dari sumur dan harus dimasak. Para pedagang akan sampai di dapur. Tidak usah pergi ke pasar ata

Yang Ngidam

 # April Menulis # Tema ' Y ' Yang Ngidam Mendengar kata ngidam, ingin rasanya cepat merasakan. Mengingat sudah 10 tahun usia putra saya, dan dia selalu meminta adik. Tapi rezeky yang Allah berikan pada kita tentu tidak dapat kita ketahui dan prediksi.  Waktu saya hamil anak pertama, saya tidak mengalami ngidam. Alhamdulilah saya tidak merasakan seperti yang orang lain katakan. Seperti muntah-muntah karena enek. Tapi saya selalu berdoa supaya Allah cepat memberikan karunianya pada saya untuk memiliki anak kedua. Berbagai usaha sudah saya lakukan bersama suami. Walaupun usaha itu belum membuahkan hasil. Tapi kami tidak pernah menyerah dan pytus asa. Karena saya yakin,  jika rejeky  belum waktunya tidak akan sampai ditangan kita. Apa yang harus kita lakukan?  Tentu pasrah dan tawakal pada takdir dan ketentuan yang Allah berikan. Seperti saat kita menginginkan buah hati. Hal itu tidak dapat kita paksakan. Cukup melakukan usaha yang maksimal. Selebihnya biarkah Allah yang menentuka

Memanfaatkan Waktu Bersama Dengan Baik

 # April Menulis # Tema ' W ' Memanfaatkan Waktu Bersama Dengan Baik Pernahkah merasa menyesal tidak menepati janji? Tentu jawabannya berbeda-beda. Sesuai dengan pengalaman yang dialami oleh tiap orang.  Seperti yang pernah saya alami beberapa tahun yang lalu. Saya berjanji untuk bertemu dengan teman kuliah di Rangkasbitung. Saat itu, sahabat saya almarhumah sedang menemani siswanya lomba.  Beliau menghubungi saya, dan menyatakan ingin bertemu. Karena kami sudah belasan tahun tidak bertemu. Sejak 2004 kami sama-sama menyelesaikan pendidikan kami di UNTIRTA Banten. Akan tetapi, saya mengatakan nanti saja setelah idulfitri. Saya ingin silaturahmi ke rumahnya. Ternyata itu adalah komunikasi terakhir yang saya lakukan dengan almarhumah. Saat saya ada di Solo sebelum idulfitri. Saya mendapat kabar beliau meninggal dunia. Karena sakit diabetes yang dialaminya. Saat itu saya hanya menyesali kenapa kami tidak bertemu saat itu. Saya berjanji saat saya pulang ke Lebak Banten. Saya akan m

Vakansi Tahun Ini Hanya di Rumah Saja

 # April Menulis # Tema ' V ' Vakansi Tahun Ini Hanya di Rumah Saja Tahun ini merupakan tahun penuh ujian dan cobaan. Banyak kegiatan dan rencana yang terpaksa di pending. Walaupun sudah direncanakan  dari jauh-jauh hari. Tapi sebagai manusia biasa kita bisa apa? Tentu tidak bisa bukan? Kita hanya bisa pasrah dan berusaha sebisa yang kita lakukan. Selebihnya Allah yang menentukannya. Seperti pada bulan Januari tiga bulan yang lalu, saya dan teman-teman guru akan mengadakan vakansi ke Bandung. Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Rencana itu tidak dapat kami laksanakan. Hal itu karena virus corona sedang melanda  Tanah Air kita. Kami hanya pasrah pada ketentuan yang Allah berikan. Virus corona merupakan musibah sekaligus cobaan yang Allah kirimkan untuk menguji kesabaran dan keimanan kita dalam menghadapinya. Sehingga Pemerintah membuat peraturan agar masyarakat tidak melakukan kerumunan. Sehingga virus corona mengakibatkan beberapa kegiatan terhambat. Seperti mata

Usaha Yang Maksimal

 # April Menulis # Tema' U ' Usaha Yang Maksimal Setiap hari hidup kita dipenuhi dengan harapan-harapan. Baik harapan untuk rezeki yang melimpah, keturunan, jodoh, pekerjaan, dan lain-lain. Secara sadar ataupun tidak, hal itu merupakan lumrah dialami hampir setiap orang. Butuh waktu dan kesabaran dalam mencapai apa yang kita inginkan. Karena sebagai manusia biasa kita tidak dapat melawan takdir dan kekuasaan Allah. Dari hal itu, ada sebagian orang yang tidak paham dengan ketentuan Allah. Jangan pernah melupakan qada dan qadar sebagai rukun iman ke-6. Seperti dilansir pada https://tirto.id pada 21 April 2021, pukul 21.15 WIB.  Bahwa qada secara makna merupakan takdir atau ketetapan yang tercatat di lauh al-Mahfud sejak zaman azali. Hal itu sudah Allah atur jauh sebelum semesta diciptakan. Hal tersebut berdasarkan firman-Nya pada surat Al-Hadid ayat 22. "Tiadalah sesuatu bencana yang menimpa bumi dan pada dirimu sekalian, melainkan sudah tersurat dalam kitab (lauh al-mahfud)

Tahun Penuh Ketabahan

 # April Menulis # Tema ' T ' Tahun Penuh Ketabahan Tak terasa hari ini merupakan hari kesembilan bulan ramadan, biasanya bulan ini merupakan bulan yang ditunggu-tunggu. Karena, pada bulan ini merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan. Selain itu,  kita bisa kumpul dengan orang tua dan saudara. Tapi sudah dua tahun ini saya dan suami tidak dapat mudik. Seperti tahun-tahun yang lalu. Bisa berkumpul dengan orang tua dan saudara yang memang jarang bertemu. Meskipun zaman sekarang sudah ada handphone. Tetapi rasanya sangat berbeda bila kita bertemu secara langsung dengan keluarga. Hal itu tentu membuat kita harus tabah dan sabar. Tidak ada yang bisa melawan kehendak yang Kuasa. Karena virus corona juga datangnya dari Allah. Walaupun yang menyebabkannya tangan manusia. Karena virus corona sangat mematikan, akhirnya  semua aktivitas manusia terhambat. Selain pekerjaan dan mata pencaharian, acara mudikpun terhambat. Demi mencegah penularan virus corona tersebut. Akhirnya semua masyarak

Semangat Awali Tatap Muka

 # April Menulis # Tema ' S ' Semangat  Awali Tatap Muka Hari ini merupakan hari kedua, peserta didik  melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah. Kami berbagi tugas untuk mengkondisikan, dan menyambut peserta didik yang tiba di sekolah. Hal yang sangat penting  harus dilakukan tetap mengikuti protokol kesehatan. Peserta didik wajib menggunakan masker dan berseragam lengkap. Kemudian guru menyambut kedatangan mereka di gerbang sekolah untuk mengukur suhu tubuh dan menyemprotkan Hand Sanitizer pada tangan mereka.  Saat pembelajaran sudah selesai, saya memasuki kelas 8 E. Saya perhatikan paras mereka satu persatu. Mereka terlihat senang dan bahagia. Saya penasaran dengan perasaan mereka yang sudah 14 bulan belajar online di rumah. saya mulai memberikan pertanyaan sederhana tentang perasaan mereka.  Ternyata mereka sangat bahagia sekolah mulai tatap muka. Saya bertambah penasarah, timbul pertanyaan berikutnya yang berhubungan dengan puasa. Mereka merasa bersyukur akhirnya bis

Serunya Bermain Qasidah

 # April Menulis # Tema ' Q ' Serunya Bermain Qasidah  Hari ini saya bingung harus menulis apa, rasanya seperti kehilangan ide. Kata-kata yang digunakan untuk awalan hurup 'Q' jarang dalam bahasa Indonesia. Tetapi jika serapan dari bahasa Arab sangat banyak kata yang menggunakan huruf awal 'Q'. Akhirnya saya teringat dengan qasidahan yang putra saya pelajari. Tepat satu minggu sebelum ramadan, putra saya mengikuti ihtifalan di TPA. Kebetulan putra saya, harus tampil qasidah juga. Setiap hari pukul 14.00 WIB, dia harus latihan qasidah. Kegiatan itu dibimbing oleh ustadz La Tansa yang masih muda. Saya sangat bersyukur, karena semua yang dipelajari tidak ada yang sia-sia. Qasidah merupakan syair kesusastraan Arab yang dinyanyikan. Dimana liriknya berupa puji-pujian untuk kaum muslim. Juga berisi tentang dakwah yang berupa nasihat secara islamiyah. Alat musik yang digunakan untuk qasidah biasanya disebut rebana dan mandolin. Cara bermain qasidah, yaitu rebana dipega

Pembiasaan di Bulan Ramadan

 #April Menulis # Tema ' P ' Pembiasaan di Bulan Ramadan Hari keempat puasa hampir saja tidak makan sahur. Tapi alhamdulilah saya bangun tepat pukul 03.30 menit WIB. Walau pun saya sedang tidak puasa dari hari kemarin, tapi saya tetap semangat menemani suami dan putra kami makan sahur.  Bagi saya hal yang menyenangkan, saat melihat suami dan putra kami makan dengan nikmat dan lahap. Dengan hidangan yang saya sediakan untuk mereka. Tentu hal itu juga yang membuat saya senang. Bukan senang dengan pujiannya, tetapi saya merasa senang karena Allah akan memberikan pahala dan surga untuk saya kelak. Seperti yang sering suami saya katakan. Seorang  istri akan mendapatkan surga bila memperlakukan suami dan anaknya dengan baik dan iklas. Karena surganya istri ada pada suaminya.  Selalu terngiang didalam pikiran saya kata-kata itu. Sehingga saya selalu berusaha melakukan apapun untuknya semampu saya. Walau kadang ada hal lain yang tidak bisa saya lakukan untuknya. Seperti membuatkannya k

Oja Menulis di Blog

 # April Menulis # Tema ' O ' Oja Menulis di Blog Hari ini tema menulis dari hurup 'O' dan kata yang digunakan adalah 'oja'. Dimana kata tersebut  memiliki makna menggalakan ayam, memberanikan, dan menghasut. Saya ingat saat pertama kali sahabat saya Bu Aam. Menawarkan buku solo pertamanya pada saya. Saya sangat penasaran saat itu, seperti apa isinya. Ternyata berisi kumpulan resume hasil pelatihan menulis PGRI bersama Om Jay. Karena rasa penasaran itu, saya bertanya pada Bu Aam. Apa saya bisa mengikuti jejaknya. Dengan antusian beliau langsung mengajak saya bergabung di gelombang 16. Padahal pelatihan itu sudah memasuki pertemuan ke-11. Saya memberanikan diri tetap mengikuti pelatihan tersebut.  Kemudian saya mencoba menulis resume dengan hasil yang sederhana. Karena saya baru belajar menulis dan dibaca oleh orang lain. Biasanya saya menulis hanya untuk pribadi. Walaupun saya suka menulis cerpen dan puisi, tetapi saya perlihatkan hanya pada siswa. Awalnya saya

Menghilangkan Suntuk Dengan Baca Novel

 # April Menulis # Tema 'N' Menghilangkan Suntuk Dengan Baca Novel Foto koleksi pribadi Setiap hari kita selalu disibukan dengan berbagai aktivitas yang beragam. Sesuai dengan disiplin ilmu yang kita miliki. Ada presiden, pejabat, guru, dokter, polisi, TNI, pengusaha, dan lain-lain. Aktivitas yang dilakukan tentu menguras tenaga dan pikiran. Sehingga tak jarang membuat kita kelelahan bahkan sampai sakit. Agar tubuh kita tetap sehat dalam melakukan berbagai aktivitas. Kita harus menjaga agar tubuh kita tetap sehat dan fit. Kadang bukan hanya pekerjaan saja yang membuat tubuh kita lelah. Pikiranpun bisa menjadi pemicu tubuh kita lelah dan sakit. Maka kita harus merilekskan pikiran kita agar mood jadi baik dan tidak suntuk.  Beberapa cara yang biasa saya lakukan untuk merilekskan pikiran saya yang sedang suntuk atau ruwet. Yaitu: 1. Menulis berupa puisi, cerpen, dan artikel di blog dan membaca blog orang lain. Terutama menulis di lagerunal yang selalu membuat tulisan dengan tema y

Melaksanakan Puasa Pertama

 # Tulisan April # tema 'M' Melaksanakan Puasa Pertama      Hari ini seluruh umat islam yang sehat dan sedang tidak ada halangan, sedang melaksanakan puasa pertama di bulan ramadan. Saya juga melaksanakan puasa ramadhan bersama keluarga.      Pada hari pertama semua umat muslim sangat bahagia dan semangat melaksanakannya. Orang tua mengajarkan pada anaknya untuk berpuasa. Sejak masih kecil bahkan dari usia 4 tahun. Tapi puasa yang dilaksanakan sekuatnya dia dapat menahan lapar dan haus.      Untuk orang tua dan anak muda yang akil baligh, puasa diwajibkan seharian penuh sampai azan maghrib. Hukum puasa wajib bagi yang mampu melaksanakannya. Karena puasa termasuk rukun islam yang ke-4.      Dalam agama islam terdapat rukum islam yang wajib kita ketahui. Yaitu: 1. Mengucapkan syahadat, 2. Mengerjakan salat, 3. Mengeluarkan zakat, 4. Berpuasa dibulan ramadan, 5. Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.      Puasa diwajibkan pada orang muslim yang berakal dan baligh, sehat,  dan men

Berjumpa Teman Lama Di Facebook

 # Senin Menulis # Tema 'L' Berjumpa Teman Lama di Facebook Hari ini tema menulis sangat pas dengan yang saya alami. Apa maksudnya? Karena tema menulis dari kata 'L', sangat tepat dengan perasaan saya yang sedang senang. Karena hari ini saya berjumpa teman lama di facebook. Sudah 24 tahun saya kehilangan kontak dengan sahabat kecil saya waktu SMP. Hari ini di facebook saya mendapatkan permintaan pertemanan dari seseorang.  Seperti biasa, saya akan mengintip terlebih dahulu tentang dia. Ternyata perempuan cantik dan sederhana itu teman lama saya. Sontak saya merasa kaget sekaligus senang.  Seperti ketiban bulan, saya hampir tak percaya tiba-tiba saling menyapa di facebook. Saya pikir ini rizki atau kebetulanya? Tapi aah siapa peduli, yang jelas saat ini saya sangat senang. Karena sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sedang terjadi pada saya. Tahun 1997 saat lulus dari SMP, teman saya pindah ke Bayah ikut orang tuanya. Karena Bapaknya pindah tugas ke sana. Saya dan dia

Keunikan Kolecer

# Minggu menulis # Tema 'K'   Keunikan Kolecer       Saat ini   di Cipanas Lebak cuaca sedang tidak stabil. Kadang hujan lalu besoknya panas. Sedangkan angin bertiup sangat kencang. Seperti tadi malam, hujan dan angin sangat kencang. Halilintar juga sangat keras menggelegar.  Saat membuka gorden, saya melihat jemuran baju mau roboh. Saya tidak berani ke luar rumah hanya memperhatikannya saja, lewat jendela kaca. Tiba-tiba suara kolecer (baling bambu) sangat kencang, karena tertiup angin yang kencang. Semakin angin kencang, kolecer berputar dan mengeluarkan suara  yang merdu.  Suara kolecer yang merdu bisa menakuti hewan pengganggu seperti burung. Petani biasanya menempatkan kolecer di sawah bersama bebegig (orang-orangan sawah). Untuk melindungi padi dari hewan pengganggu seperti burung. Tapi masyarakat di sini menempatkan kolecer di atas pohon besar yang tinggi. Bahkan mereka sengaja menempatkan bambu yang besar dan panjang untuk menempatkan kolecer. Semakin tinggi tempat kole

Ikhtifal Yang Buat Deg-degan

 # Minggu Menulis # Tema 'D' Ikhtifal Yang Buat Deg-degan Tak banyak kata yang dapat diungkapkan selain rasa syukur yang luar biasa. Atas anugrah yang Allah berikan pada putra saya Tunjung yang usianya 10 tahun. Hari ini dia mengikuti ikhtifalan di TPA La Tansa. Setelah minggu kemarin mengikuti ujian lisan yang diikuti selama 3 hari. Acara ihtifalan atau biasa disebut pidato tentang keagamaan. Selain itu juga acara pelepasan dan perpisahan untuk siswa kelas 6 (Ali). Kegiatan ini rutin diadakan tiap selesai mengikuti ujian pada semester akhir genap. Yang dipandu oleh para wali kelas tiap tingkat yang biasa disafa Ustadzah oleh para siswa. Kegiatan yang dilaksanakan ikhtifal, marawis, hadroh, dan tarian-tarian islami lainnya. Sungguh luar biasa meriahnya acara tersebut. Yang paling membanggakan untuk kami para orang tua. Tentunya peningkatan pendidikan yang islami  putra kami. Nilai karakter dan pembiasaan yang islami untuk bekal masa depan yang akan direalisasikan dalam kehidupa

Mimpi Jadi Juara

 # Sabtu Menulis # Tema 'J' Mimpi Jadi Juara Dalam hidup ini banyak proses yang sudah kita lalui. Dari pertama kali kita menghirup udara di bumi ini sampai saat ini kita hidup. Banyak perubahan yang kita alami dan lalui. Dari yang tidak bisa apa-apa sampai bisa. Dari yang tidak tahu sampai tahu. Dari bodoh jadi pintar.  Akan tetapi kepintaran atau kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang tentu beragam. Sesuai bidang dan bakat yang dimilikinya. Walaupun ada dari sebagian orang yang luar biasa pintarnya. Karena dapat menguasai berbagai bidang keilmuan sekaligus. Saya yang sudah dari dulu suka membaca novel, cerpen, dan menulis diary. Membuat saya tidak mengalami kesulitan. Saat membimbing siswa lomba cipta cerpen dan puisi. Tapi waktu itu saya belum berani membukukan cerpen yang biasa saya tulis. Saya tidak berpikir bahwa tulisan saya dapat dibukukan. Mengingat semua itu kadang saya merasa sedih. Karena sudah dua tahun wabah corona menghambat Festival Literasi Seni Nasional. Tid